Bawaslu Gunungkidul Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif Kepada Parisada Hindu Darma Indonesia

Ketua Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Tri Asmiyanto, menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pemilu dalam acara Pendidikan Politik Masyarakat Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul pada hari Kamis, 19 Mei 2022.

Ketua PHDI Gunungkidul, Purwanto, M.Pd H., dalam sambutannya mendukung kegiatan pendidikan politik masyarakat tersebut dilaksanakan untuk umat Hindu. “Hadir pada kesempatan saat ini antara lain dari kaum muda dan juga penyuluh agama Hindu sehingga apa yang akan disampaikan nantinya dapat diinformasikan kepada yang lain. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai media bagi kami untuk menyampaikan aspirasi, ” katanya.

Kegiatan bertempat di Pendopo Pura Bhakti Widi Kalurahan Bendo, Kapanewon Ngawen. Acara  Pendidikan politik masyarakat dengan tema Peran Organisasi Kemasyarakatan untuk Meningkatkan partisipasi pemilu tahun 2024 tersebut dihadiri narasumber Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Endah Bekti Kuntariningsih, SE., dan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko Sudarta, S.Sos., M.H.

“Masyarakat sebagai pemilih adalah pemilik kedaulatan dan hak politiknya harus dipastikan terjaga untuk itu masyarakat sudah semestinya aktif untuk memastikan dirinya tercatat dalam daftar pemilih,” kata Tri Asmiyanto.

Bentuk keterlibatan masyarakat juga untuk memastikan terwujudnya pemilu yang bersih, transoaran, dan berintegritas dari sisi penyelenggara dan penyelenggaraannya.

Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Bekti Kuntariningsih, menegaskan keberadaan organisasi kemasyarakat secara regulasi. “Ormas merupakan kelompok masyarakat yang diatur dan dilindungi secara konstitusi, keberadaannya mempunyai peranan yang penting dalam memberikan informasi, memberikan pendidikan politik serta di era informasi ini dapat meluruskan berita yang belum pasti kebenarannya,” ungkapnya.

Peran ormas pada saat ini juga sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan, “Jangan mudah diadu domba,” imbunya.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, menyampaikan bahwa kegiatan Pendidikan politik masyarakat tahun 2022 dilakukan secara berkelanjutan dengan peserta dari organisasi kemasyarakatan. “Kegiatan ini kami laksanakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu tahun 2024 yang mana akan dilaksanakan dua kontestasi yakni Pemilu dan Pilkada. Untuk itu partisipasi masyarakat menjadi penting untuk mensukseskannya,” katanya.

Bawaslu

Artikel Terkait

3

Verfak Perbaikan Partai Politik Panwaslu Kecamatan Turun Langsung

Bawaslu Gunungkidul melakukan kegiatan pengawasan terhadap proses Verifikasi Faktual Keanggotaan Perbaikan Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2024 yang dilakukan oleh verifikator dari KPU Gunungkidul bertempat di kantor DPD Parpol PSI. Kamis (03/11/2022) Dalam melakukan pengawasan kali ini, Bawaslu Kabupaten Gunungkidul turut melibatkan Panwaslu Kecamatan yang sudah ada di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten […]

Sekolah SKPP Tahun 2021

Mari Bergabung… Bawaslu kembali mengajak para kader terbaik tanah air untuk mengikuti Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tahun 2021 Terdapat 304 Kabupaten/Kota yang menjadi daerah rekruitmen peserta yang secara selektif dapat mengikuti pendidikan ini dari tingkat Dasar, Menengah dan Lanjut yang akan dilaksanakan pada Juni – Oktober 2021. Silakan lihat Daerah, Syarat, Ketentuan dan Daftar […]

Pengawasan partisipatif dan Pengawasan Daftar Pemilih Baru

#SahabatBawaslu Tahapan Pemilu dan Pemilihan 2024 akan segera dimulai, bagaimanakah Pengawasan partisipatif dan Pengawasan Daftar Pemilih Baru ? Bergabunglah dalam Zoom Meeting  Bawaslu Kabupaten Gunungkidul dalam Penataan Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 bersama narasumber Anggota Bawaslu Gunungkidul  Rini Iswandari (Koordiv SDM dan Organisasi) dan Rosita ( Koordiv Pengawasan dan Hubla). Zoom Meeting  dilaksanakan Jum’at, 24 […]