Bawaslu Gunungkidul Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif kepada Ormas dengan Bakesbangpol
Badan Kesbangpol bersama Bawaslu Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Pendidikan Politik Masyarakat. Kegiatan yang bertemakan ‘Peran Ormas untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Menyongsong Pemilu Serentak Tahun 2024″ tersebut diikuti oleh seluruh jajaran dari Organisasi Nasyi’atul ‘Aisiyah yang bertempat di Komplek PD Muhammadiyah Gunungkidul pada Selasa, 15 Mei 2022.
Narasumber pada acara tersebut yakni Kepala Bakesbangpol Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, S.Sos., MH., Anggota Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, SH., dan Komandan Koramil Wonosari, Kapten Setiyono.
Peran aktif ormas menjadi sangat penting dalam politik. Ormas termasuk Nasyiatul ‘Aisyiyah diharapkan menjadi ormas yang cerdas dan melek politik untuk dapat menghindari praktek politik uang serta memiliki kemampuan untuk mengenali dan mengetahui trackrecord peserta pemilu.
“Sebagai organisasi keagamaan, Nasyi’atul ‘Aisiyah diharapkan mengetahui visi, misi, masing-masing peserta pemilu dan untuk berhati-hati agar tidak terbawa dalam politisasi agama yang kemungkinan digunakan dalam Pemilu 2024,” pesan Johan.
Danramil Wonosari, Kapten Setiyono, pada kesempatan tersebut menyampaikan agar masyarakat dapat menjadi pemilih yang bijak dan mengindari adanya konflik yang bisa saja terjadi pada Pemilu Serentak Tahun 2024. “Mari kita jaga persatuan dan kesatuan NKRI,” ungkapnya.
Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono, SH., melalui tema materi Pengawasan Partisipatif mengawal Demokrasi pada kesempatan tersebut lebih menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal proses dan tahapan Pemilu. Lebih lanjut, terkait tugas dan wewenang Badan Pengawas Pemilu disampaikan sebagai penutup paparannya.
