Bawaslu Gunungkidul Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula

Dalam rangka Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Badan Pengawas Pemilihanan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bersama Pemilih Pemula. Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Santika ini dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Rosita, S.Pd.I Kordiv Pencegahan, Partisipasi masyarakat dan Humas yang didampingi  Drs. Mohammad Najib, M.Si Kordiv Pencegahan, Partisipasi masyarakat dan Humas Bawaslu D.I.Yogyakarta dan menghadirkan narasumber Johan Eko Sudarto, S.Sos.,MH, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutannya, Rosita menyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan Pemilihan Umum yang demokratis dan terpenuhinya asas-asas luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil), yang telah memasuki masa tahapan pada Pemilu Tahun 2024  diperlukan adanya kondisi dan situasi yang baik dari awal tahapan sampai nanti hari pelaksanaan Pemungutan Suara.

“Bisa dipastikan pada tahun politik akan banyak terjadi perbuatan-perbuatan curang seperti intimidasi, penyuapan, penipuan dan praktek curang lainnya terjadi dalam Pemilu. Jika itu terjadi, maka akan menimbulkan situasi yang bisa menggganggu ketertiban masyarakat,”ujarnya.

Senada dengan itu Mohammad Najib menegaskan untuk menjaga dan melindungi kemurnian Pemilu sebagai puncak dari kedaulatan rakyat dan demokrasi, termasuk bagaimana upaya-upaya pencegahan yang harus dilakukakan sehingga proses penanganan pelanggaran apabila terjadi dugaan pelanggaran adalah upaya terakhir yang dilakukan ketika pencegahan gagal dilakukan. Keterlibatan semua unsur adalah bukti bahwa Pemilu sebagai  prasyarat demokrasi berjalan baik dan berkwalitas.

“Perlunya Partisipasi dari masyarakat untuk mengawasi setiap tahapan Pemilu Serentak 2024, termasuk peran pemilih pemula dalam mengawasi setiap tahapan karena sasaran politik terkait politik uang, berita bohong dan ujaran kebencian biasanya menyasar salah satunya pada kaum Pemilih Pemula. Untuk itu keterlibatan peran pemilih pemula dalam pengawasan partisipatif sangat dibutuhkan,”katanya.

Dalam paparannya Johan Eko Sudarto, menyampaikan  bahwa Pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Dengan kata lain, pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk menjalankan kedaulatan dan merupakan lembaga demokrasi

“Untuk itu, untuk itu peran pemilih pemula sangat diharapkan dalam pengawasan partisipatif untuk memastikan terlindunginya hak politik masyarakat. Terwujudnya pemilu yang bersih transparan berintegritas dari sisi penyelenggara dan penyelenggaranya,” ujar Johan.

Bawaslu Gunungkidul kedepan mempunyai agenda khusus terkait bagaimana kita bisa mengajak Pemilih Pemula khususnya untuk berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif. Dengan memberikan wadah atau ruang untuk saling menginspirasi, memotivasi agar berani berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif tentang pemilu. Mempunyai edukasi tentang politik

Bawaslu

Artikel Terkait

Bawaslu Gunungkidul Hadiri Pembukaan Kotak Suara Pemilihan 2020

Bawaslu Kabupaten Gunungkidul menghadiri undangan KPU Gunungkidul dalam pembukaan kotak suara untuk evaluasi pemilihan serentak tahun 2020, acara dimulai pukul 10.00WIb dihadiri oleh anggota Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Is Sumarsono, Anggota KPU DIY Zaenuri Ikhsan, Polres Gunungkidul yang diwakili oleh dan didampingi oleh seluruh ketua dan anggota KPU Gunungkidul. Acara dibuka oleh ketua KPU Gunungkidul Ahmadi […]

2

Bawaslu Gunungkidul Umumkan Rekrutmen Panwascam di Kecamatan

Bawaslu Kabupaten Gunungkidul melakukan pengumuman rekrutmen Panwascam untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 di 18 Kecamatan yang ada di Gunungkidul pada 12 November 2019. Kegiatan tersebut dilakukan dengan mendistribusikan surat pengumuman beserta formulirnya dan pemasangan banner rekrutmen Panwascam kepada masing-masing kecamatan. Distribusi pengumuman tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada rekrutmen Panwascam kali […]

Peringatan HUT Bawaslu ke 12 di Bawaslu Kabupaten Gunungkidul

Peringati 12 tahun Bawaslu (8 April 2008 – 8 April 2020), Bawaslu Kabupaten Gunungkidul lakukan potong tumpeng dan doa bersama dengan Bawaslu Republik Indonesia melalui video conference. Acara dilakukan dari ruang rapat Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Kamis, 09 April 2020, dengan peserta komisioner, staf kesekretariatan dan unsur perwakilan masyarakat sekitar kantor yakni Kepala Dusun dan Ketua […]