Menyongsong Pemilu Serentak 2024, Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Sinergi dengan Ormas Tingkatkan Partisipasi Politik
Bawaslu Kabupaten Gunungkidul menghadiri kegiatan Pendidikan Politik Masyarakat Tahun 2022, “Peran Ormas untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Menyongsong Pemilu Serentak 2024” yang diselenggarakan Badan Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul bersama Pimpinan Lembaga Dakwah Islam Indonesia di Masjid Abada, Bulurejo, Kepek Saptosari pada hari Rabu 20 Juli 2022. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Gunungkidul, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul Johan Eko Sudarto, Panewu Saptosari, Forkompimca Saptosari, Lurah Kepek dan Masyarakat anggota LDII.
Pimpinan Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Wahono dalam sambutannya menyampaikan bahwa menyambut dengan baik pendidikan politik kepada anggota LDII kepek saptosari, untuk membuka wawasan kebangsaan bagi warga masyarakat kepek saptosari. Kami mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini, yang mendekatkan masyarakat dengan pimpinannya. Harapan kami program apa saja yang bisa di satukan untuk LDII agar menemukan sinergitas.
Wakil Bupati Gunungkidul,Heri Susanto dalam materinya menjelaskan bahwa bagaimana kita menjaga NKRI tetap aman dan kondusif itulah pekerjaan rumah kita sebagai warga Indonesia. Menjaga melindungi dan mengayomi generasi muda bersama-sama dengan Pemerintah Daerah agar generasi muda kita bertumbuh menjadi pribadi yang baik, mulia, dan memajukan kesejahteraan bangsa.
Sementara itu anggota Bawaslu Kabupaten Gunungkidul, Rositadalam materinya menyampaikan Bawaslu Kabupaten Gunungkidul telah bersinergi dengan Badan Kesbagpol terkait pendidikan politik. Sinergitas dari Bawaslu dengan Kepolisian dan TNI. Kami juga membutuhkan partisipasi dari masyarkaat yang mudah di jangkau dalam arti sambil berjalan contoh seperti ada kampanye yang di masjid sekolah dan tempat yang tidak diperbolehkan. Bawaslu telah mengawal tahapan di mulai dari tanggal 14 Juni 2022 hingga nanti pemilu 2024. LDII telah menyampaikan kepada kita semua bahwa siap Netral Aktif.
Pada bulan 14 February 2024 akan dilaksanakan pemilu serentak memilih DPR, DPRD, presiden dan wakil presiden, DPD, dan untuk 27 Oktober 2024 yaitu pemilihan memilih bupati dan wakil bupati, maka dalam pelaksanaan ini diharapkan seluruh masyarakat untuk turut serta berpartisipasi. Dalam menjalin kerukunan meskipun dalam satu wadah maka pada pelaksanaan demokrasi tdak diperbolehkan adanya pemaksaan atau untuk harus memilih sesuai dengan kelompok, karena dalam demokrasi tdak diperbolehkan adanya pemaksaan kehendak dalam memilih atau menggunakan haknya dengan murni tanpa ada intervensi maupun iming-iming lainnya.
Selanjutnya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko Sudarto menyampaikan kepada Lembaga Dakwah Islam Indonesia tujuan dari acara hari ini adalah memberikan pendidikan politik dan partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas. Terutama kelompok masyarakat di Kabupaten Gunungkidul , karena di tahun 2024 mendatang akan ada Pemilu dan Pilkada.
