Gunungkidul Masuk Kategori Rawan Rendah dalam Indek Kerawanan Pemilu (IKP)

Pasca Bawaslu meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 pada pemetaan potensi Kerawanan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia pada Jum’at, 16 Desember 2022 di Jakarta. Bawaslu Daerah Istimewa Yogyakarta menindaklanjuti secara spesifik khusus Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 pada wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, kegiatan tersebut dikemas dalam Rapat Koordinasi Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dengan tema “ Sosialisasi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 yang Bermartabat dan Berintegritas yang diikuti oleh seluruh Anggota Bawaslu Kabupaten Kota se-D.I.Yogyakarta serta stakeholder terkait bertempat di Hotel The Alana Malioboro. Selasa (10/01/2023)

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi D.I.Yogyakarta Sutrisnowati menjelaskan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) merupakan basis untuk program pencegahan dan pengawasan tahapan Pemilu dan Pemilihan serentak Tahun 2024 yang merupakan upaya Bawaslu dalam proyeksi dan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.

Hadir dalam acara tersebut Mada Sukmajati, Dosen Universitas Gajah Mada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sebagai pemateri dengan judul Urgensi IKP Dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024. Beliau menegaskan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) ini menjadikan dasar untuk menentukan design program–program Pengawasan dan pencegahan secara detail dan kongkrit untuk meminimalisir pelanggaran dalam Pemilu dan Pemilihan ditengah dinamika permasalahan yang sangat kompleks.

Senada dengan itu Mohammad Najib, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Provinsi D.I.Yogyakarta dalam paparannya tentang Indeks Kerawanan Pemilu di Tahun 2024.
“Yogyakarta termasuk daerah yang tergolong rawan sedang dan menempati peringkat ke 14 dari 21 Provinsi, sedangkan Kabupaten Gunungkidul tergolong dalam rawan rendah.”jelasnya.

Rosita, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Gunungkidul juga menjelasakan Indeks Kerawanan Pemilu di Kabupaten Gunungkidul termasuk kategori tingkat rendah akan tetapi tetap pencegahan harus diutamakan.

“Walaupun IKP di Kabupaten Gunungkidul masuk dalam kategori rendah, harus tetap melakukan upaya pencegahan dalam pelaksanaan tahapan pemilu 2024, agar demokrasi Pemilu di Kabupaten Gunungkidul bisa berjalan sesuai Perundang – undangan,” ujarnya.

Bawaslu

Artikel Terkait

Tes Tertulis Panwaslu Kecamatan Se Kabupaten Gunungkidul

Pada hari Sabtu, tanggal 4 November, pukul10.00 wib Pokja Pembentukan Calon Anggota Panwaslu Kecamatan melakukan tes tertulis terhadap calon Anggota Panwaslu Kecamatan yang di ikuti oleh 236 peserta dari 18 Kecamatan Se Kabupaten Gunungkidul berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum No 10 Tahun 2012 tentang Pembentukan, Pemberhentian, dan Pergantian Antar Waktu […]

Pendaftaran Panwaslucam Kabupaten Gunungkidul

Dalam rangka pembentukan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslu Kecamatan), Panwaslu Kabupaten Gunungkidul membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Panwaslu Kecamatan Formulir pendaftaran Panwascamlu dapat diambil di kantor Sekretariat Panwaslu Kabupaten Gunungkidul Atau bisa download di link di bawah ini DropBox https://goo.gl/JXuxpW GoogleDrive https://goo.gl/s4rDnT