STAIYO dan Bawaslu Gunungkidul Jaga Komitmen Untuk Melakukan Pendidikan Politik
Bawaslu Kabupaten Gunungkidul terus menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi untuk melakukan pendidikan politik dalam upaya meningkatan pelibatan masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024. Hal ini terungkap dalam acara penarikan mahasiswa STAIYO yang melaksanakan praktek kerja lapangan di Bawaslu Kabupaten, Senin, 20 Juni 2020.
“Kami merasa bangga dan menjadi kerhormatan tersendiri dengan kepercayaan STAIYO yang menempatkan mahasiswanya untuk melakukan praktek kerja lapangan di Bawaslu Kabupaten Gunungkidul. Kami berharap dapat menambah wawasan dan keilmuan bagi mahasiswa terkait kepemiluan terutama ketugasan pengawas pemilu,” ungkap Koordinator Sekretariat Bawaslu Gunungkidul, Cahyo Febriyanto Tadry, SH., MH. di Wonosari.
Perguruan Tinggi memiliki fungsi strategis dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. “Pemilu sebagai bagian dari instrumen demokrasi perlu didukung bersama, selain sebagai agenda negara namun juga merupakan wujud kedaulatan rakyat. Untuk itu, perguruan tinggi memiliki fungsi dan peran yang strategis dalam mengedukasi masyarakat untuk kesuksesannya,”, kata Ketua Bawaslu, Tri Asmiyanto, dalam sambutannya.
Sementara itu, Kaprodi Hukum Keluarga Islam STAIYO, Ihyak, SHi, MHI, mengungkapkan materi pendidikan politik menjadi bagian dari materi yang akan disampaikan kepada mahasiswa. “Kami mengucapkan terimakasih, mahasiswa kami telah diterima untuk PKL di Bawaslu Gunungkidul, Kami berharap kerjasama ini dapat terus terjalin, karena pada saat ini kami sedang menerima mahasiswa baru nantidari Bawaslu dapat menjadi pemateri tamu untuk memberi penguatan kepada mahasiswa baru,” papar Ihyak.
Acara penarikan mahasiswa PKL dilengkapi dengan pemberian nilai dan sertifikat dari Bawaslu Kabupaten Gunungkidul dan ditutup dengan pemberian cinderamata dari Puket II STAIYO, Suharto, S.Ag., MM.
